Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Tamagotchi (part 5)

              Jujur saja aku tak mengerti motif pembunuhan yang tengah dialami Ochi, begitupun dengan Tama. Seolah Ochi lah yang kesannya bunuh diri. Tama, yang kini menggenggam erat tamagotchi kesayangannya duduk dengan pikiran dan hati yang berkecamuk. Tamagotchi hijau, yang baru saja ia beli dengan Ochi, yang pasangannya harusnya ada pada Ochi, namun dia lempar hanya untuk membela diri. Tamagotchi kesayangannya sekuat tenaga ia jadikan senjata perang di detik-detik hidupnya.             "Udah lo gak usah kecewa, senggaknya Tamagotchi lo udah nolongin Ochi buat jadi senjatanya meski gak banyak ngebantu" kataku asal.             "kata siapa gak akan banyak ngebantu, lo liat aja, tamagotchi inilah yang pada akhirnya ngebawa dia kepada kehidupan yang tenang. Dan aka dia liat dari surga bahwa gak bisa lagi Dik...

Tamagotchi (part 4)

         Aku, bersama dengan rasa bingung bercampur heran dengan semua yang terjadi. Satu jam yang lalu aku dan Tama nenyaksikan video yang terekam dalam handycamp berdurasi tiga puluh menit yang kemarin terletak di selipan saputangan disudut meja itu.          Dalam video itu, terekam sosok Ochi yang sedang mempersiapkan dirinya untuk merekam sesuatu. Dengan busana yang sama saat kematiannya kemarin terekam dia membawa kue ulang tahun dengan berbagai lilin dan hiasan lucu di sekitarnya. Duduklah ia pada suatu kursi dengan dekorasi yang sangat cantik di belakangnya.         "Hai Tama, makasih banget ya kamu udah kasih aku hadiah ini. Mungkin saat kamu terima kado ini aku udah gak lagi disini, aku mau lanjutin study ke luar negeri dan mungkin aku akan sibuk seminggu ini. Aku  minta maaf banget karena sebelumnya aku udah jahat banget sama kamu. Dan sekarang sa...